Ppt eptik from maria_ulfah
Rabu, 19 Desember 2012
Faktor Terjadinya Gambling
- Faktor Sosial dan Ekonomi
- Faktor Situasional
- Faktor Belajar
- Faktor Persepsi tentang Probabilitas Kemenangan
- Faktor Persepsi terhadap Ketrampilan teknologi
Sumber - http://gambler.hol.es
Penanggulangan Gambling online
- Membuat
Situs Konsultasi Online
- Melakukan
monitoring secara berkala dan terus menerus terkait aktivitas judi online
& melaporkan kepada pihak berwajib untuk segera ditindak serta
mendorong kepada pihak berwajib untuk proaktif melakukan penindakan
perjudian online.
- Pemblokiran
situs judi online
Penggrebekan Judi Online di pasar minggu, Jakarta Selatan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat Polda Metro Jaya mengungkap kasus judi online beromset ratusan juta rupiah per hari.
Petugas menggerebek tempat pengelola judi tersebut di Jalan Jati Raya, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/2/2012) lalu.
Dari tempat tersebut, polisi mengamankan enam orang karyawannya, yakni LAS, RC, OPP, EK, ST, dan NN. Sedangkan RH, sang pemilik masih dalam pengejaran polisi.
"Mereka sudah dua tahun menjalankan judi online tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (3/3/2012).
Judi online tersebut, lanjutnya, dapat dinikmati para member dalam situs www.kakadewa.com.
"Member-nya sudah ada 22 ribu," imbuhnya.
Situs judi online tersebut diiklankan pelaku dalam www.google.com dan www.i-comers.com.
Pemain akan meregistrasi menjadi member www.kakadewa.com, untuk mendapatkaan user name dan password untuk berjudi bola, menggunakan situs www.shobet.com dan www.ibcbet.com.
Kemudian, perjudian rolet bisa dilakukan di situs www.338a.com, perjudian bakarat di www.bakarat.com, dan perjudian sicbo di www.grand628.com.
Saat mendaftar, pemain harus mendaftar ke rekening penyelenggara minimal Rp 200 ribu, sebagai uang deposit. Uang itu akan menjadi deposit koin.
Satu koin bernilai Rp 1.000, yang dipertaruhkan pemain pada perjudian online jenis judi bola, bakarta, rolet, dan sicbo.
"Bila ada pemain yang menang, maka pihak penyelenggara akan mentransfer ke rekening lain," jelas Kepala Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Toni Harmanto.
Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan tujuh set komputer, enam buah wireless, tiga buah modem internet, tiga buah key BCA, sebuah key Mandiri, tiga buah kalkulator, sebuah ponsel, dan uang Rp 300 juta yang disita dari rekening penampungan.
"Saat diperiksa, diketahui perjudian online tersebut dibandari RH. Omset yang diperoleh setiap bulan mencapai puluhan miliar rupiah," ungkap Toni.
Perjudian online tersebut tidak dilengkapi izin dari pihak berwenang maupun pihak berwajib, yang menggunakan modem internet sebanyak tiga buah yang diakses ke tujuh unit komputer. (*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat Polda Metro Jaya mengungkap kasus judi online beromset ratusan juta rupiah per hari.
Petugas menggerebek tempat pengelola judi tersebut di Jalan Jati Raya, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/2/2012) lalu.
Dari tempat tersebut, polisi mengamankan enam orang karyawannya, yakni LAS, RC, OPP, EK, ST, dan NN. Sedangkan RH, sang pemilik masih dalam pengejaran polisi.
"Mereka sudah dua tahun menjalankan judi online tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (3/3/2012).
Judi online tersebut, lanjutnya, dapat dinikmati para member dalam situs www.kakadewa.com.
"Member-nya sudah ada 22 ribu," imbuhnya.
Situs judi online tersebut diiklankan pelaku dalam www.google.com dan www.i-comers.com.
Pemain akan meregistrasi menjadi member www.kakadewa.com, untuk mendapatkaan user name dan password untuk berjudi bola, menggunakan situs www.shobet.com dan www.ibcbet.com.
Kemudian, perjudian rolet bisa dilakukan di situs www.338a.com, perjudian bakarat di www.bakarat.com, dan perjudian sicbo di www.grand628.com.
Saat mendaftar, pemain harus mendaftar ke rekening penyelenggara minimal Rp 200 ribu, sebagai uang deposit. Uang itu akan menjadi deposit koin.
Satu koin bernilai Rp 1.000, yang dipertaruhkan pemain pada perjudian online jenis judi bola, bakarta, rolet, dan sicbo.
"Bila ada pemain yang menang, maka pihak penyelenggara akan mentransfer ke rekening lain," jelas Kepala Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Toni Harmanto.
Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan tujuh set komputer, enam buah wireless, tiga buah modem internet, tiga buah key BCA, sebuah key Mandiri, tiga buah kalkulator, sebuah ponsel, dan uang Rp 300 juta yang disita dari rekening penampungan.
"Saat diperiksa, diketahui perjudian online tersebut dibandari RH. Omset yang diperoleh setiap bulan mencapai puluhan miliar rupiah," ungkap Toni.
Perjudian online tersebut tidak dilengkapi izin dari pihak berwenang maupun pihak berwajib, yang menggunakan modem internet sebanyak tiga buah yang diakses ke tujuh unit komputer. (*)
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Yaspen Martinus
Kasus Terbaru
"Pelaku adalah penyelenggara dan juga sebagai pemain judi bola online," kata Kasubdit Resmob/Tahbang Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (16/12/2012).
Permainan judi online ini terungkap pada tanggal 12 Desember 2012 pukul 05.00 WIB. Dari tersangka, disita barang bukti berupa 2 unit laptop, 1 buah telepon genggam, 2 buku rekening berikut kartu ATM dan 2 buah token BCA.
"Tersangka kita jerat dengan pasal 303 KUHP," katanya. Diungkapkan Herry, tersangka menyelenggarakan permainan judi bola online pada situs www.aseanbet.com. Dalam situs tersebut, terdapat beberapa jenis permainan seperti judi bola, kasino, kuda dan lain-lain.
Untuk mengikuti permainan tersebut, pemain harus melakukan registrasi terlebih dulu pada kolom registrasi yang disediakan. Setelah itu, pemain diwajibkan memasukkan identitas dan membayar deposit senilai tertentu yang dibayarkan ke rekening bandar bernama Daniel Widjaya.
"Kemudian pemain bisa melakukan permainan dengan menebak skor permainan," kata Herry. Herry melanjutkan, bisnis yang dilakoni tersangka sudah berjalan sejak 2011. Omset dalam satu minggu mencapai Rp 15.25 juta.
Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Toni Harmanto mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi untuk mencegah situs-situs judi online ini. Pasalnya, kebanyakan situs judi online dioperasikan dari luar negeri.
"Servernya ada di luar negeri di Filipina atau negara-negara yang memang sering melakukan judi," kata Toni.
Selasa, 18 Desember 2012
Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008
Hanya untuk Perjudian
Pasal 27
Pasal 27
- Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atauDokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.
- Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.
- Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.
- Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman.
Pasal
45
- Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
Pasal 5
- Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dan/atau hasil cetaknya merupakan alat bukti hukum yang sah.
- Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dan/atau hasil cetaknya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan perluasan dari alat bukti yang sah sesuai dengan Hukum Acara yang berlaku di Indonesia.
- Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dinyatakan sah apabila menggunakan Sistem Elektronik sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang ini.
Pengertian Judi Online
Menganut pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian
judi yakni permainan dengan memakai uang atau barang berharga sebagai taruhan.
Di kamus tersebut aktivitas yang dicontohkan adalah bermain dadu dan kartu.
Meski yang dicontohkan adalah bermain dadu dan kartu, dalam dunia perjudian
dikenal pula istilah judi bola, balap kuda, basket, judi golf, dan judi dari
berbagai cabang olahraga lain. Adapula bentuk judi casino, dan dari judi kasino
saja ada perbagai macam permainan, setidaknya ada 10 jenis casino. Variasi
taruhan memang makin banyak, namun dari kesemuanya bisa ditarik benang dari
pengertian judi menurut KBBI tersebut.
Jadi kesimpulannya judi online adalah permainan judi melalui media elektronik dengan ekses internet sebagai perantara. dan judi sendiri memiliki makna, berikut pengertian judi:
Jadi kesimpulannya judi online adalah permainan judi melalui media elektronik dengan ekses internet sebagai perantara. dan judi sendiri memiliki makna, berikut pengertian judi:
Sejarah Perjudian
Sampai
saat ini belum dapat dijelaskan secara tepat kapan penjudian mulai dikenal oleh
manusia. Menurut Cohan (1964), perjudian sudah ada sejak jaman prasejarah.
Perjudiaan bahkan seringkali dianggap seusia dengan peradaban manusia. Dalam
cerita Mahabarata dapat diketahui bahwa Pandawa menjadi kehilangan kerajaan dan
dibuang ke hutan selama 13 tahun karena kalah dalam permainan judi melawan
Kurawa. Di dunia barat perilaku berjudi sudah dikenal sejak jaman Yunani kuno.
Para
penjudi primitif adalah para dukun yang membuat ramalan ke masa depan dengan
menggunakan batu, tongkat atau tulang hewan yang dilempar ke udara dan jatuh
ditanah. Biasanya yang diramal pada masa itu adalah nasib seseorang pada masa
mendatang. Pada saat itu nasib tersebut ditentukan oleh posisi jatuhnya batu,
tongkat atau tulang ketika mendarat ditanah. Dalam perkembangan selanjutnya
posisi mendarat tersebut dianggap sebagai suatu yang menarik untuk
dipertaruhkan.
Alice
Hewing (dalam Stanford & Susan, 1996) dalam bukunya Something for Nothing:
A History of Gambling mengemukakan bahwa orang-orang Mesir kuno sangat
senang bertaruh dalam suatu permainan seperti yang dimainkan oleh anak-anak
pada masa kini dimana mereka menebak jumlah jari-jari dua orang berdasarkan
angka ganjil atau genap. Orang-orang Romawi kuno menyenangi permainan melempar
koin dan lotere, yang dipelajari dari Cina. Orang Yunani Kuno juga menggunakan
hal yang sama. Selain itu, mereka juga menyenangi permainan dadu. Pada jaman
Romawi kuno permainan dadu menjadi sangat populer. Para Raja seperti Nero dan
Claudine menganggap permainan dadu sebagai bagian penting dalam acara kerajaan.
Namun permainan dadu menghilang bersamaan dengan keruntuhan kerajaan Romawi,
dan baru ditemukan kembali beberapa abad kemudian di sebuah Benteng Arab
bernama Hazart, semasa perang salib.
Setelah
dadu diperkenalkan lagi di Eropa sekitar tahun 1100an oleh para bekas serdadu
perang salib, permainan dadu mulai merebak lagi. Banyak kerabat kerajaan dari
Inggris dan Perancis yang kalah bermain judi ditempat yang disebut Hazard
(mungkin diambil dari nama tempat dimana dadu tersebut diketemukan kembali).
Sampai abad ke 18, Hazard masih tetap populer bagi para raja dan pelancong
dalam berjudi.
Pada
abad ke 14, permainan kartu juga mulai memasuki Eropa, dibawa oleh para
pelancong yang datang dari Cina. Kartu pertama yang dibuat di Eropa dibuat di
Italia dan berisi 78 gambar hasil lukisan yang sangat indah. Pada abad 15,
Perancis mengurangi jumlah kartu menjadi 56 dan mulai memproduksi kartu untuk
seluruh Eropa. Pada masa ini Ratu Inggris, Elizabeth I sudah memperkenalkan
lotere guna meningkatkan pendapatan negara untuk memperbaiki
pelabuhan-pelabuhan.
Seiring dengan dilakukannya pelayaran dan perdagangan serta ditemukannya beberapa benua baru, maka anekaragam jenis permainan judi turut serta disebarluaskan oleh para pedagang dan pelancong. Kondisi ini semakin memperbanyak pilihan permainan judi karena jenis permainan yang dibawa oleh para pedagang dan pelancong tersebut sebenarnya hanya merupakan tambahan dari jenis yang sudah dikenal oleh komunitas masyarakat setempat. Dengan keanekaragaman jenis permainan judi dan kemudahan teknik permainannya maka perjudian dengan mudah dan cepat menyebar keseluruh penjuru dunia.
Langganan:
Postingan (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
Ppt eptik from maria_ulfah
-
Membuat Situs Konsultasi Online Melakukan monitoring secara berkala dan terus menerus terkait aktivitas judi online ...
-
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat Polda Metro Jaya mengungkap kasus judi online beromset rat...
-
hai kawan, tambah lagi nih penghuni bogger baru. blog ini masih baru banget di bikin jadi masih kosong harap di maklumi ya...
